Showing posts with label OLAHRAGA DAN KESEHATAN (PENJAS ORKES). Show all posts
Showing posts with label OLAHRAGA DAN KESEHATAN (PENJAS ORKES). Show all posts

Monday, January 21, 2019

SEJARAH SINGKAT PERMAINAN BOLA BASKET

Selamat malam sahabat Lily.... bagaimana kabarnya? semoga selalu dalam lindungan-Nya ya Aamiin... kali ini mimin mau posting sejarah singkat dari permainan sepak bola. semoga bermanfaat... terimakasih 



Sejarah Permainan Bola Basket
Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahraga baru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak.
Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari. Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.
Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak. Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.
Beberapa catatan penting dalam perkembangan bola basket.
1.     Tahun 1891 : Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket
2.     Tahun 1892 : Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada  masyarakat (Amerika)
3.     Tahun 1894 : Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali    mengeluarkan peraturan permainan resmi.
4.     Tahun 1895 : Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.
5.     Tahun 1913 : Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.
6.     Tahun 1918 : Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.
7.     Tahun 1919 : Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.Tahun 1932 : Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)
8.     Tahun 1933 : Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.
9.     Tahun 1935 : Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.
10. Tahun 1936 : Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.
11. Tahun 1939 : Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia


Share:

Friday, January 4, 2019

SEJARAH SINGKAT BULU TANGKIS

Selamat malam Sahabat Lily... bagaimana kabarnya? Tetap semangat ya.. kali ini mimin mau ngeposting sejarah singkat permainan bulu tangkis. Semoga bermanfaat


1.    Sejarah singkat bulu tangkis
Permainan olahraga bulutangkis sangat populer seperti permainan sepak bola. Namun, berbeda dengan permainan sepak bola, permainan ini memiliki gerak dominan antara lengan dan kaki. Gerakan tersebut telah menjadikan teknik-teknik tertentu untuk dapat memainkan kok dan raket.
Permainan bulutangkis adalah permainan yang bersifat individual yang dapat dilakukan dengan cara satu lawan satu atau dua lawan dua dengan menggunakan raket sebagai alat pemukul dan kok sebagai objek pukul. Lapangan permainan berbentuk persegi empat dan dibatasi oleh net untuk memisahkan antara daerah permainan sendiri dan daerah permainan lawan. Tujuan utama permainan ini ialah mengumpulkan angka hingga mencapai angka 21. pemain yang dapat mengumpulkan poin hingga 21 terlebih dahulu maka dialah pemenangnya. Untuk memenangi permainan, setiap pemain harus memiliki beberapa keterampilan dasar permainan bulutangkis. Berikut beberapa teknik permainan bulutangkis yang harus dikuasai oleh setiap pemain bulutangkis.
2.    Peraturan permainan Bulutangkis
Peraturan permainan yang berlaku dalam permainan bulutangkis harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi perlengkapan dan peralatan yang digunakan saja, tetapi partai yang berkepentingan pun harus mengikutinya. Misalnya, produsen peralatan.
Pemain. Pemain dalam permainan bulutangkis dibedakan menjadi beberapa partai. Partai-partai tersebut, yaitu partai tunggal dan ganda. Partai tersebut berlaku untuk putra dan putri. Namun, pada partai ganda terdapat ganda campuran.
·         Pegangan raket (grip)
Salah satu teknik dasar bulutangkis yang sangat penting dan harus dikuasai oleh setiap pemain bulutangkis ialah pegangan raket. Cara dan teknik pegangan raket yang benar merupakan modal penting untuk dapat bermain bulutangkis. Pegangan raket yang benar merupakan dasar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua jenis pukulan dalam permainan bulutangkis. Teknik pegangan raket dalam permainan bulutangkis dibedakan menjadi dua, yaitu pegangan forehand dan pegangan backhand.
1.    Pegangan forehand. Cara melakukannya pegangan forehand sebagai berikut.
1) Pegang  raket  dengan  tangan  kiri,  kepala  raket  menyamping. Pegang raket dengan cara seperti “jabat tangan”. Bentuk “V” tangan diletakkan pada bagian gagang raket.
2)  Tiga jari, yaitu jari tengah, jari manis, dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah.
3)  Letakkan ibu jari di antara tiga jari dan telunjuk.
2.    Pegangan backhand. Untuk backhand grip, geser “V” tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam. bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.
      ·         Footwork
Footwork adalah gerakan kaki yang berfungsi sebagai penyangga tubuh untuk menempatkan badan dalam posisi yang memungkinkan untuk melakukan gerakan pukulan yang efektif. Untuk dapat memukul dengan posisi baik, seorang pemain harus memiliki kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak dapat dicapai jika gerakan kaki tidak teratur.
     ·         Hitting position
Posisi memukul bola atau kerap disebut preparation. Waktu sekian detik yang ada pada masa persiapan ini juga dipakai untuk menentukan pukulan apa yang akan dilakukan. Karena itu, posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas. Hal yang perlu diperhatikan dalam hitting position.

Search from google



Sekian materinya, semoga bermanfaat.. kritik dan saran bisa selipkan komentar di bawah ya... terimakasih 



Share:

Monday, January 9, 2017

SEJARAH SOFTBALL



Selamat siang sahabat Lily... bagaimana kabarnya? semoga baik-baik saja yah... kali ini saya akan memposting tentang sejarah softball. yuuk selamat membaca 😊😊
SEJARAH SOFTBALL
Softball adalah olahraga yang digemari, terutama oleh para pelajar dan mahasiswa. Biasanya, mereka menggunakan seragam sekolah yang menarik disertai teriakan istila-istilah asing ketika bermain. Olahraga ini di Indonesia mirip dengan olahraga kasti. Namun demikian, permainan softball benar-benar membutuhkan ketangkasan dan kecerdikan karena hal ini sangat berpengaruh pada pemain. Permainan ini dilakukan secara beregu.
Olahraga softball lahir di Amerika Serikat yang diciptakan oleh George Hancock tahun 1887 di kota Chicago. Semula, permainan ini hanya sebagai rekreasi dan dimainkan di ruangan tertutup. Daya tarik utama adalah karena permainan ini dapat dilakukan oleh semua usia, baik pria maupun wanita. Lalu dari Amerika berkembang ke Kanada dan dari sanalah berkembang ke seluruh dunia. Sampai tahun 1966 di Indonesia, olahraga softball masih dianggap sebagai olahraga kaum wanita. Setelah SEA GAMES di Bangkok, barulah di Indonesia dimainkan untuk kaum pria. Melihat perkembangannya sangat pesat dab softball mulai memasyarakat, maka di bentuklah organisasi softball yang bernama 'Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia atau disingkat PEBASASI. Kejuaraan nasional pertama diadakan tahun 1967 di Jakarta. Pada PON VII di Surabaya, Softball merupakan salah satu cabang yang dipertandingkan.
1.    Lapangan dan Perlengkapan Permainan
Lapangan permainan softball berbentuk segi empat dengan ukuran panjang sisi-sisinya 16,76 meter. Jarak dari pelempar (pitcher plate) ke homebase adalah 13,07 meter. Ukuran tempat pitcher plate  adalah 60x15 cm. Perlengkapan untuk penjaga adalah sarung tangan yang terbuat dari kulit tebal seberat 283,33 gram. Untuk penjaga belakang, selain sarung tangan juga pelindung muka dan kepala serta pelindung badan atau body protector. Bola terbuat dari kulit berwarna putih dengan berat 190 gram, keliling bola sekitar 30 cm. Pemukul terbuat dari kayu sepanjang 40 cm. Dalam permainan softball, masing-masing regu terdiri dari 9 pemain. Lapangan dilengkapi dengan empat base atau home plate.
2.      Peraturan Permainan Softball
A. Pemain
Peraturan yang penting untuk diperhatikan adalah sebagai berikut :
1) Satu regu terdiri dari 9 orang pemain.
2) Pergantian pemain harus di beritahukan kepada umpire atau wasit.
3) Pemain yang sudah diganti tidak boleh bermain lagi.
4) Pemain juga dapat dibedakan menjadi dua, yaitu infielder dan oufielder.
B. Permainan
 Peraturan untuk permainan adalah sebagai berikut :
1) Untuk menentukan siapa yang menjadi partai penjaga (home team) dan siapa yang menjadi partai pemukul (visiting team), harus dilakukan undian atau toss dengan uang logam.
2) Permainan dilakukan dalam tujuh inning. Untuk pertandingan antar sekolah, dapat dibatasi dengan waktu 1.5 jam tetapi dengan catatan sesudah mencapai inning penuh (perjanjian setempat).
3) Apabila salah satu regu tidak datang di lapangan pada waktu pertandingan, regu tersebut dinyatakan kalah dan regu lawan mendapat nilai 7-0.
4) Nilai tidak dihitung bila terjadi bersamaan dengan terjadinya out di firstbase atau dikatuk di tempat lain (sebelum mencapai base).
C. Pemukul Dinyatakan Mati
Peraturan untuk pemukul adalah sebagai berikut :
1) Pada pukulan kedua langsung ditangkap catcher.
2) Firstbase telah dibakar sebelum pemukul mencapainya.
3) Terjadi bound foul pada pukulan ke-3.
4) Foulball yang ditangkap langsung.
5) infield fly rule (pukulannya melambung tinggi dan jatuh di sekitar lapangan segiempat, saat ada pelari di first, atau first dan second atau first second dan third base sebelum 2 outs).
6) Dikatuk sebelum mencapai base pertama.
7) Flyball yang ditangkap langsung oleh outfielder.
D. Mendapatkan Nilai atau Angka
Peraturan mengenai nilai adalah sebagai berikut :
Setiap pemain atau batter yang berhasil kembali ke home dengan selamat dan melalui jalan yang benar, baik atas pukulannya sendiri maupun pukulan orang lain akan mendapatkan nilai satu.
3.    Teknik Dasar Permainan Softball
 Teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain softball adalah melempar, menangkap, memuukul bola, lari mengelilingi lapangan, sliding, dan tanging. Teknik bermain softball tersebut akan diuraikan sebagai.berikut.
A. Cara Memegang Bola
Cara memegang bola bermacam0macam sesuai dari ukuran tangan (jari-jari) pemain. Jika jari pemain tersebut besar dan panjang, dia dapat menggunakan pegangan dengan dua jari. Sebaliknya, bila tangannya kecil dan jarinya pendek dia dapat menggunakan pegangan tida jari atau empat jari.
B. Menangkap dan Melempar Bola
Teknik menangkap bola terdiri dari tiga teknik, yaitu
1) Teknik menangkap bola yang bergulir di tanah.
2) Teknik menangkap bola yang melambung.
3) Teknik menangkap bola lurus.
Teknik melempar bola terdiri dari beberapa teknik yaitu
1) Teknik lemparan dengan ayunan ke atas.
2) Teknik lemparan dengan ayunan samping.
3) Teknik lemparan ke bawah.
4) Teknik lemparan dengan lecutan tangan.
C. Teknik Memukul Bola
Teknik memukul dalam permainan  softball ada dua macam, yaitu
1) Memukul bola dengan ayunan penuh (swing).
2) Memukul bola tanpa ayunan (bunting).
D. Teknik Sliding
Sliding adalah upaya menjangkau base dengan cepat dengan cara meluncurkan dan menyentuhkan anggota badan ke base.
Berikut ini tujuan penggunaan teknik sliding :
1)      Untuk mengurangi laju lari kearah base tanpa kehilangan tempo lari antar base dan dapat berhenti tepat diatas base tersebut.
2)      Untuk menghindar dari kejaran lawan sehingga dapat mencapai base dengan selamat.
Ada tiga macam teknik sliding :
a. Teknik sliding lurus (straight leg slide)
b. Teknik sliding mengait (hook slide)
c. Teknik sliding dengan kepala lebih dahulu (head frist slide)
4. Taktik Penyerangan
Taktik penyerangan (offensive strategy) dalam permainan softball merupakan siasat yang digunakan oleh regu yang mendapat giliran memukul, baik secara individu maupun kelompok untuk menyerang lawan dan berusaha untuk memperoleh nilai supaya dapat memenangkan pertandingan. Taktik penyerangan yang sering dilakukan oleh pemain adalah sebagai berikut:
1. Pukulan Tanpa Ayunan (sacrifice bunt)
Sacrifice Bunt adalah usaha battter melakukan pukulan  ke arah first base, pitcher, atau third base untuk membantu pelari menuju bas di depannya. Jika ada pelari pada base pertama, agar pelari dapat mencapai base 2 maka batter mengarahkan pukulan ke arah base 1. Dengan demikian, memaksa penjaga base 1 mengejar bola bunt tersebut, harapannya adalah penjaga base 1 terpancing mematikan pelari yang terdekat (batter) sehingga pelari pada base 1 dapat selamat mencapai base 2. Apabila ada pelari pada base 1 dan 2 maka bunt diarahkan pada base 3, sehingga third basement terpaksa memungut bola dengan harapan tidak terjadi force out ataupun double play. Dengan demikian, pelari pada base 1 dan base 2 dapat selamat mencapai base berikutnya.
2. Pukul dan Lari (Hit and Run)
Hit and run adalah siasat yang dilakukan oleh batter untuk membantu agar base runner dapat maju beberapa base di depannya dengan selamat. Taktik ini dilakukan apabila ada pelari di base 1 atau ada pelari di base 1 dan 2. Taktik hit and run dapat  dipergunakan jika tim telah unggul satu angka sebelum terjadi dua out.
3. Pukulan Melayang (Sacrifice Fly)
Teknik ini sangat tepat dilakukan pada saat pertandingan berlangsung ketat. Sacrifice fly harus dilakukan oleh seorang batter yang baik karena harus memukul bola melambung ke arah outfielder. Setelah bola dipukul jauh dan melambung ke arah outfielder, pelari pada base bersiap meninggalkan base. Jika kemungkinan bola tidak tertangkap fielder, pelari dapat langsung menuju base di depannya atau home. Tetapi, jika diperkirakan bola dapat ditangkap oleh fielder maka pelari siap berada di base, bersamaan dengan bola menyentuh glove penjaga, langsung lari secepatna mencapai base di depannya. Dengan demikian, batter out tetapi dapat memasukkan pelari.
4. Mencuri Base (The Steal)
The steal adalah siasat yang dilakukan oleh pelari di base. Keberhasilan siasat ini dipengaruhi oleh kecepatan dan kejelian pelatih melihat pelepasan bola dari pitcher yang dengan segera melompat meninggalkan base. Di samping itu, ditunjang kemampuan sliding untuk mencapai base yang dituju. Di pihak lain, steal akan berhasil lebih baik dengan bantuan batter mengganggu catcher, sehingga bola yang dilepas oleh picther tidak tertangkap oleh catcher
5. Taktik Pertahanan (Defensive Strategy)
Pada dasarnya strategi pertahanan adalah siasat atau usaha dari regu penjaga lapangan untuk bertahan dan mematahkan atau menangkis serangan lawan, dengan jalan mematikan pelari, ataupun batter, agar tidak dapat maju ke base di depannya dan tidak memperoleh nilai. Berikut ini adalah beberapa strategi pertahanan dalam permainan softball.
1)   Menguasai Pelari
Strategi ini dilakukan dengan cara masing-masing pemain menjaga pelari agar tidak dapat melanjutkan ke abse di depannya.
2)   Mematikan dengan pasti
Yang dimaksudkan dengan mematikan dengan pasti adalah seorang pemain harus jeli untuk memilih pemain lawan yang lebih mudah atau paling mudah dimatikan.
3)   Mematikan lebih dari satu
Yang dimaksudkan dengan mematikan lebih dari satu adalah seorang pemain mencoba mematikan lebih dari seorang pemain lawan.
4)   Mati Terpaksa (Force out)
Force out terjadi jika penjaga lapangan menyentuh base dengan membawa bola sebelum pelari dapat mencapai base yang dituju.
5)   Menjaga Pukulan Menahan (Bunt)
Yang dimaksudkan adalah bagaimana agar penjaga lapangan dapat menangkap bunt tanpa meninggalkan base terlalu lama.
6)   Menjaga Bola Lambung
Yang dimaksudkan adalah bagaimana agar penjaga dapat menentukan arah bola lambung dan siapa yang harus menangkapnya.
7)   Menjaga mencuri Base (Steal)
Apabila pemain lawan melakukan strategi steal, yang harus dilakukan adalah bergerak ke arah base dan menyebutkan "steal"
8)   Menyambung atau Meneruskan (Relays Ball)
Ketika bola berada di daerah outfield, cara paling baik untuk melemparkan kembali bola ke arah infield adalah melakukan relay dengan beberapa pemain.
9)   Memotong Bola (Cut off the Ball)
Yang dimaksud adalah jika ada pelari yang akan membuat nilai, sebelum diterim catcher bola dipotong oleh pemain lain di depan home plate.
10)    Mematikan Dua Pelari (Double Play)
Double Play adalah membuat 2 pemain mati dalam satu rangkaian permainan.

Share: